Melihat kondisi cakupan pelayanan yang masih ± 55,22%, dimana pada tahun 2015 cakupan pelayanan diharapkan dapat mencapai 80% penduduk perkotaan, maka dalam pengembangan ke depan, Perusahaan Daerah Air Minum Kota Surakarta sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah, masih cukup potensial untuk dikembangkan dengan meningkatan cakupan pelayanan baik melalui program mendesak, program jangka menengah maupun program jangka panjang.
Mendesak :
Optimalisasi dan pembuatan 2 buah sumur dalam, pembangunan IPA Bengawan Solo
Jangka Menengah :
Penambahan kapasitas produksi dari Waduk Mulur/ Bendung Colo sebesar 400 l/detik.
Jangka Panjang :
Penambahan kapasitas produksi dari Mata Air Merapi/Lawu.
Sampai dengan tahun 2010 PDAM kota Surakarta memerlukan Total Investasi sebesar + 95,4 Milyar dengan perincian : 46 milyar untuk Produksi, Distribusi 21,7 milyar dan UFW 27,7 milyar.